Perjalanan sastra Indonesia dapat dikatakan menjadi sebuah perjalanan yang cukup panjang. Ada berbagai hal yang mempengaruhi perkembangan sastra di Indonesia ini hingga seperti sekarang. Hal tersebut tak lepas dari jasa jasa para penulis ternama di tanah air.

Mereka menjadi salah satu pihak yang memiliki andil besar untuk mempromosikan dunia sastra tanah air. Baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Ini menjadi bukti bahwa hasil karya sastra penulis Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Dibalik banyaknya penulis tanah air, Ada 3 orang penulis ternama yang dinilai memiliki prestasi bagus di dalam maupun di luar negeri.

Profil 3 Penulis Ternama Tanah Air

Dapat dikatakan jika dunia sastra di Indonesia berkembang cukup pesat. Apalagi ketika mulai timbulnya kesadaran membaca serta menulis yang dilakukan generasi muda. Hal ini turut serta mendorong dunia sastra agar dapat lebih berkembang kembali. Hal ini juga tak lepas dari jasa para penulis tanah air seperti yang akan diulas di sini.

Pramoedya Ananta Toer

penulis-ternama-pramoedya-ananta-toer

Penulis yang pertama akan dibahas adalah Pramoedya Ananta Toer. Sosok yang satu ini dianggap sebagai salah satu orang yang memiliki produktivitas tinggi. Ini terlihat dari jumlah karya sastra yang dimilikinya yaitu sejumlah 50 buah. Karya-karya tersebut terjemahkan dalam beberapa bahasa lainnya.

Ada banyak pesan tersirat yang berusaha ditampilkan oleh Pramoedya Ananta Toer pada karya-karyanya. Salah satunya adalah yang berusaha ia dirikan melalui tetralogi Pulau buru. Bahkan salah satu cari dari tetralogi Pulau Buru ini diangkat ke layar lebar.

Tulisan-tulisan Pramoedya Ananta Toer sarat akan nilai-nilai politik, sosial serta budaya. Tulisannya yang kritis serta memuat banyak nilai-nilai inilah yang Bahkan kemudian sempat mengantarkannya ke penjara. Namun, rupanya ini tidak membuat semangat Pramoedya dalam menulis padam.

Ayu Utami

penulis-ternama-ayu-utami

Penulis yang akan kita bahas kali ini adalah Ayu Utami yang saat ini bekerja sebagai aktivis serta jurnalis berkebangsaan Indonesia. Berbagai tulisan dari Ayu Utami banyak mendapat apresiasi karena dinilai memberikan sentuhan baru bagi dunia sastra di Indonesia.

Sampai saat ini sudah ada sekitar sebelas novel yang diterbitkan oleh Ayu Utami. Salah satu novel yang cukup menyita perhatian adalah saman serta bilangan FU. Novel Saman adalah novel pertama dari Ayu Utami yang diterbitkan pada April 1998. Sedangkan novel bilangan FUterbit pada 1 Juni 2008.

Rangkaian karya dari Ayu Utami banyak menyoroti masalah yang selama ini jarang disentuh oleh sastra Indonesia. Mulai dari masalah spiritualitas, seksualitas bahkan budaya yang pada kala itu masih jarang dibicarakan oleh penulis-penulis lainnya. Bahkan banyak yang menganggap hal tersebut tabu untuk dibicarakan. Tak heran jika kemudian tulisan Ayu Utami sempat menjadi kontroversi.

Sapardi Djoko Damono

penulis-ternama-sapardi-djoko-damono

Rasanya hampir semua orang pernah mendengar syair hujan di bulan Juni. Syair yang luar biasa itu merupakan hasil karya dari Sapardi Djoko Damono. Kemampuannya dalam bidang sastra juga hadir dalam tulisan-tulisan lainnya seperti Aku Ingin dan berbagai syair lain.

Sudah ada banyak novel serta buku kumpulan puisi yang diterbitkan oleh Sapardi Djoko Damono. Semakin mengukuhkan namanya dalam dunia sastra di tanah air. Tulisan-tulisannya kemudian dijadikan sebuah musikalisasi puisi yang dinyanyikan oleh Duo Ari reda.

Beberapa penulis yang diceritakan di atas adalah sedikit dari banyaknya penulis Indonesia yang memiliki karya luar biasa. Saja setiap penulis yang ada memiliki ciri khas masing-masing yang membuat pembacanya tertarik untuk terus mengikuti karyanya. Jika saat ini ada mereka sebagai penulis yang berpengaruh di Indonesia, siapa tahu nanti di masa depan kamu adalah salah satunya.