6 Tips Jitu Memilih Buku Bacaan Tepat Untuk Anak

Semua orang tua, pasti menginginkan hal terbaik bagi anak-anak mereka. Salah satunya adalah dengan mengetahui tips memilih buku bacaan anak berikut ini. Karena, jika salah dalam pemilihan, juga akan berdampak pada pertumbuhan karakter anak tersebut, lho. Nah, kebayang kan dampak negatif dan postifinya ketika menyuguhi anak buku bacaan tersebut? Agar nantinya tidak salah pilih, yuk ketahui hal-hal penting di bawah ini.

Pemilihan Buku Berdasarkan Kelompok Usia Anak

Untuk masalah ini, kita akan menentukan pengelompokkan usia anak terlebih dahulu. Karena, faktor usia juga sangat menentukan jenis bacaan atau buku apa yang tepat untuk para anak tersebut.

1. Bayi Sampai Usia 2 Tahun

Ya, kita tahu bahwasanya bayi tidak mungkin disuruh belajar apalagi bisa langsung membaca buku. Namun, kamu tetap bisa memberikan buku bacaan yang baik hingga membantu perkembangan otak si kecil sedari dini. Caranya? Pilihkan saja jenis buku yang memiliki banyak gambar yang penuh dengan warna-warni. Fakta bahwa bayi masih rentan untuk menggigit dan merobek apapun benda yang mereka temui, maka kualitas kertas juga mesti diperhatikan. Carilah jenis buku yang menggunakan bahan kertas tebal dan tidak mudah sobek.

Sebagai orang tua, kita juga bisa membantu tumbuh kembang sensor perabaan si kecil. Caranya cukup mengenalkannya kepada buku bergambar yang bertekstur. Bahkan, kita juga bisa menyelipkan buku dongeng pengantar tidur bagi mereka. Carilah buku cerita yang memberikan ilustrasi gambar di setiap jalan ceritanya. Intinya, carilah buku yang terlihat sangat menarik penuh dengan gambar dan warna.

2. Anak Usia 3 Sampai 5 Tahun

Pada usia ini, kita sudah bisa mengajari anak untuk mengenal huruf dan angka. Jadi, cobalah mencari buku-buku yang nantinya akan memberikan pengetahuan akan huruf maupun angka. Ini juga menjadi salah satu langkah pengenalan awal agar sang anak bisa mengenal dan belajar lebih baik. Kita juga bisa mengenalkan pada anak tentang buku yang mengandung cerita tentang binatang dan tumbuhan. Agar si kecil lebih mudah belajar membaca, pilihlah jenis buku yang di dalamnya terdapat kosa kata dan gambar yang mereka kenali.

3. Usia 6 Sampai 11 Tahun

Kelompok anak usia ini biasanya sudah memiliki minat tersendiri dalam buku yang akan mereka baca. Anak usia ini biasanya juga memiliki kecendrungan tersendiri terhadap buku bacaan. Jadi, sebagai orang tua kita hanya bisa mengarahkan dan mendorong potensi belajar membaca anak tersebut. Disarankan untuk tidak terlalu memaksakan anak untuk menyukai salah satu buku tema tertentu. Kita hanya perlu memberikan saran dengan cara berdiskusi jika memang topik buku yang disukai tidak baik atau tidak pantas untuk anak seusianya.

Tips Umum Memilih Buku Bacaan Untuk Anak

Setelah di atas kita menjabarkan bagaimana cara memilih buku bacaan anak sesuai dengan pengelompokkan usia, kali ini kita akan membahas tips secara umum.

  1. Pemilihan Jenis Buku
    Agar bisa membimbing dan mencerdaskan anak, maka kita sebagai orang tua harus mengetahui jenis buku apa yang cocok bagi mereka. Untuk kelompok anak-anak yang masih belajar membaca, sangat disarankan untuk mengenalkan jenis buku cerita. Tidak ada aturan spesifik mengenai buku cerita yang bagaimana yang baik untuk tumbuh kembang otak si kecil. Namun, buku cerita yang memiliki ilustrasi pastinya akan lebih menyita perhatian mereka.
  2. Ketebalan Halaman
    Ketebalan halaman buku yang akan dipilihkan sebagai buku bacaan anak juga sangat penting. Pastikan untuk menentukan ketebalan buku agar tidak melebihi 15 halaman. Kenapa? Karena anak-anak akan lebih mudah bosan. Anak-anak cenderung memiliki hasrat yang besar untuk bermain. Jadi, pilihlah jenis buku yang memiliki ketebalan 5 hingga 15 halaman saja. Jadi, anak-anak tidak akan tersugesti untuk tidak membacanya karena terlihat lebih tipis.
  3. Penggunaan Bahasa
    Tentunya, buku-buku cerita yang akan kita pilihkan untuk bacaan anak harus ditulis dengan bahasa yang benar. Kebanyakan, buku yang memiliki kata-kata yang dimengerti anak akan menghasilkan minat yang lebih banyak. Jadi, cobalah memperbanyak pilihan buku berbahasa ibu untuk mereka. Memilih buku bacaan anak-anak berbahasa asing bukan hal yang salah. Hanya saja, jika anak tidak biasa dengan kosa kata yang digunakan, maka mereka akan cepat bosan.