Mengenal Berbagai Aliran Dalam Seni

Para seniman tentu mengetahui jika seni memiliki berbagai macam aliran. Namun, di antara aliran yang ada, hadir berberapa macam aliran utama dalam seni. Tentu saja aliran utama dalam seni ini menjadi sebuah hal yang menarik untuk dipelajari.

Seputar aliran utama dalam seni itulah yang akan dibahas lebih lanjut kali ini. Ada aliran apa saja yang termasuk dalam aliran utama seni?

Aliran-aliran Utama Dalam Seni

Ada beberapa aliran yang dipercaya sebagai aliran utama dalam seni. Berbagai aliran tersebut akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Naturalisme

Naturalisme merupakan aliran dengan penekan pada penggambaran obyek yang memiliki suasana alam. Naturalisme sendiri merupakan salah satu cabang dari Realisme tetapi dengan fokus pada alam. Seniman penganut aliran ini salah satunya adalah William Hogart dan Frans Hall.

Romantisisme

Aliran ini merupakan pula salah satu cabang dari Realisme, tetapi aliran ini tidak menggambarkan keadaan sebagaimana mestinya, melainkan melakukan penggambaran yang berlebihan pada suatu adegan. Salah satu seniman terkenal yang menganut aliran ini adalah Henry Fussel dan William Blake.

Realisme

Realisme adalah jenis aliran yang dimulai di Perancis setelah Revolusi Prancis pada 1848. Terlihat jelas bahwa aliran ini menolak Romantisme, gaya yang dominan pada masa sebelumnya. Pelukis aliran ini mengutamakan adegan kontemporer dan kehidupan sehari-hari.

Aliran yang terasa normal sekarang ini merupakan sebuah revolusioner. Ini disebut revolusioner karena setelah berabad-abad para pelukis menggambarkan adegan eksotis dari mitologi dan Alkitab maupun membuat lukisan orang-orang penting.

Impresionisme

Beranjak dari Realisme, pelukis aliran Impressionisme beralih dari penggambaran yang realistis dengan menggunakan sapuan kuas yang lebih terlihat. Selain itu juga hadir warna yang lebih terang dengan sedikit campuran, dan komposisi yang bebas dalam menangkap pergerakan dan cahaya.

Gerakan ini berawal dari seniman pelajar yang berhenti melakukan tradisi untuk menggambar lanskap dalam ruangan, dengan melakukannya di luar ruangan.Seniman pengikut aliran ini salah satunya adalah Claude Monet, Pierre-Auguste Renoir, Alfred Sisley, dan Frédéric Bazille, yang sekaligus merupakan kelompok awal penganut aliran ini yang dibentuk pada awal 1860 di Perancis.

Post Impressionisme

Aliran ini juga berasal dari Perancis, yang berkembang antara tahun 1886 hingga 1905 sebagai balasan dari gerakan Impressionisme. Tetapi kali ini, para seniman menolak akan keharusan penggambaran natural dari pencahayaan dan warna dalam Impressionisme.

Aliran ini sendiri mencakup banyak aliran, mulai dari Pointillisme hingga Simbolisme. Aliran ini juga dikenal fleksibel karena tidak terpaku dalam satu gaya pelukisan, tetapi disatukan oleh unsur abstrak dan simbolis dalam karya mereka.Salah satu pelukis Post Impressionisme yang terkenal adalah Van Gogh, dengan karyanya, The Starry Night.

Kubisme

Kubisme merupakan salah satu aliran terpenting pada abad ke 20 dengan gayanya yang revolusioner. Pencetus dari aliran ini adalah Pablo Picasso dan Georges Braque pada awal 1900. Sepanjang tahun 1910 hingga 1920, kedua orang tersebut bersama dengan seniman lain, menggunakan geometri untuk membangun gambaran akhir.

Inilah yang membuat aliran ini benar-benar berbeda dari aliran-aliran sebelumnya. Obyek yang akan digambarkan dianalisa, kemudian dipecah untuk disusun ulang dalam bentuk yang lebih abstrak. Penyederhanaan dari gambaran awal menjadi bentuk geometris yang lebih sederhana ini merupakan tantangan tersendiri dari aliran ini. Warnapun turut dikerucutkan menjadi satu jenis palette.

Surealisme

Aliran ini meski sedikit susah untuk dipahami, tetapi berhasil menjadi aliran yang tetap bertahan hingga saat ini. Ciri khas dari aliran ini adalah penggambaran imajinatif dan penggunaan alam bawah sadar, sehingga seniman penganut aliran ini membebaskan dirinya dari kekangan apapun dan berekspresi penuh dalam karyanya.

Aliran ini memiliki gaya pelukisan yang realistik, tetapi dengan obyek yang tak nyata yang akan tercium seperti mimpi. Pelukis yang menganut aliran ini adalah Salvador Dali.

Abstrak

Aliran ini dimulai di Amerika dan mulai populer setelah Perang Dunia Kedua, yang kemudian membawa New York sebagai pusat kesenian dunia. Aliran ini berkembang di antara tahun 1940 hingga 1950. Pemimpin dari gerakan ini adalah Jackson Pollock.

Gaya dari aliran ini mengambil spontanitas dari surealisme dan mencampurnya dengan kekelaman dari trauma setelah perang, tetapi aliran ini tidak memiliki ciri khas yang pasti.